Menanti Hati Pilihan Allah <3

Hai,

Hanya sekedar berbagi, tanpa maksud apapun…

Bagi yang punya waktu santai, silahkan teruskan membaca. Bagi yang sibuk, monggo lanjut dengan kerjaan dan kesibukan masing-masing…:)

Mau cari yang kayak apa sih??”
Udah cepet-cepet tetapkan pada satu hati, jangan ganti-ganti terus!!”
Inget umur…kalo cari yang sempurna gak akan ada habisnya!!”
Yang penting, udah saling cinta…ya udah cukup!!”
Jangan terlalu pilih-pilih lah!!”

Rasanya ‘Pertanyaan2’ dan ‘Pernyataan2’ seperti itu seringkali membuat kalian yang masih lajang namun sudah cukup umur menikah merasa sangat jengah ketika mendengarnya. Sebenarnya makna dari semua itu sangatlah serupa, sekata, setujuan ‘KAPAN NIKAH?’

Aktualnya kalimat-kalimat itu sering terlontar dari mereka (yang bukan sahabat sehati) pada saat :

  • Acara kumpul keluarga (Lebaran,Pesta Pernikahan,Arisan,etc).
  • Reuni dengan teman-teman lama.
  • Bertemu kembali dengan teman sekolah di Facebook, Twitter (dan situs jejaring  sosial lainnya)…lalu terlontarlah   kalimat-kalimat itu tanpa tedeng aling2.
  • Dan situasi-situasi lain yang menyimpan ‘Medan Magnet’ untuk menarik keluar Pernyataan & Pertanyaan itu dari benak mereka.

Tahukah mereka bahwa sesekali atau bahkan seringnya ucapan mereka itu akan sangat menusuk hati…bukan hanya sebatas pada yang diberi pertanyaan, tapi juga hati orang tua yang merasa putera/puteri nya sedang terpojokkan.

Setiap orang saya rasa sangat berharap menemukan kesempatan untuk bisa menerima cinta apa adanya. Tapi cinta itu ada didalam hati, maka hatilah yang mempunyai hak mutlak untuk melakukannya, bukan ‘kesadaran’.

Oke, menurut saya inilah jawaban logis dari semua yang sering mereka tanyakan kepada para lajang yang belum menikah.

1. Mau cari yang kayak apa sih??

» Tentu saja yang benar-benar berwujud ‘Pria Sejati’ atau ‘Perempuan Seutuhnya’…bukan sekedar hanya bertanda dia pernah dikhitan atau punya dada yang besar 😀

Dan tidak mungkin juga kan mencari yang seperti Brad Pitt atau Angelina Jolie karena mereka tidak punya kembaran 🙂

2. Udah cepet-cepet  tetapkan pada satu hati, jangan ganti-ganti terus!!

» Saya rasa setiap orang, laki-laki dan perempuan…siapapun kalian, ingin bisa menemukan Cinta Pertama & Terakhirnya dalam satu sosok saja tanpa harus sering berganti hati.

3. Inget umur…kalo cari yang sempurna gak akan ada habisnya!!

»Yaa tentu saja semua orang ingat sama umur sendiri, kan setiap Ultah ada lilin di birthday cake-nya. Kalau cari yang sempurna…sekarang pertanyaannya: Adakah sosok sempurna? Kalau jawabannya tidak, berarti  siapapun pun tidak mungkin mencari yang sempurna.

4. Yang penting, udah saling cinta…ya udah cukup!!

» Benarkah sudah sama-sama cinta saja cukup untuk bisa menikah????? Apa kabar dengan konsep takdir dan jodoh yang sudah tertuang dalam Lawh Mahfuzh?

5. Jangan terlalu pilih-pilih lah!!

» Tentu harus pilih2 donk!!
Ketika kalian memutuskan bahwa ingin menikahi seseorang dari lawan jenis kalian…itu sudah memilih.

Lalu kalian tanpa ragu inginnya imam/makmum kalian kelak seseorang yang seiman dengan keyakinan kalian…itu juga sudah melakukan pilihan.

Kemudian kalian hanya menginginkan seseorang yang menikahi kalian dengan sakral adalah Pria/Wanita lajang, bukan suami/isteri orang lain…apakah itu bukan pilihan?

Mengharapkan seseorang yang lebih matang dari kalian (kecerdasan, kemapanan financial, keteguhan akhlak)…itu juga hak kalian untuk memilih.

Jadi bagian mana yang salah dari pilih-pilih??

Perlu kita semua ketahui, renungkan, dan resapi maknanya bersama bahwa Pernikahan atau Perkawinan adalah salah satu rahasia Illahi yang paling hakiki. Tidak ada yang pernah tahu kapan dan dengan siapa. Proses pencapaiannya pun kadang memakan satu perjalanan yang panjang. Kadang, untuk menuju ke sana, Tuhan Yang Maha Bijaksana pun justru memberi kesusahan untuk menguji kita. Tak jarang Dia melukai hati, hingga hikmahnya tertanam cukup dalam. Tak perlu kita pertanyakan, “Apa maksud Tuhan?” Karena andai kita berbesar hati dan mau mencerna, Tuhan punya alasan tersendiri yang memang sukar dimengerti.

Seringkali kita tidak mengerti apa yang Tuhan inginkan dalam hidup kita. Tapi percayalah, bahwa semua yang telah diijinkanNya terjadi dalam hidup kita adalah yang terbaik. Jangan kita terjebak menjadi orang ‘bodoh’ dengan berlebihan mencemaskan sesuatu yang terjadi di dunia ini. Karena mereka yang pintar adalah mereka yang tidak pernah putus asa akan rahmat Tuhan.

You’re single for a reason. God has something/someone better for you, be patient. Yang pasti, jika kita kehilangan cinta, kita harus tetap percaya bahwasannya, ketika Tuhan mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.
Menunggu yang lebih baik? Itu satu pilihan..! Tapi mau tak mau pastinya kita akan menjawabnya dengan kata ‘Iya’.

Mengapa menunggu?
Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa.
Karena walaupun kita ingin cepat, kita tidak ingin sembarangan.
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita inginkan, kita tidak ingin kehilangan jati diri dalam proses pencarian itu.

Tidak akan pernah ada dalam lintasan hati sepasang pengantin, saat mereka menikah nantinya mereka akan bercerai. Naudzubillah!!

Jika ingin berlari, belajarlah berjalan dahulu.
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu.
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.

Fall in love only when you’re ready, not when you’re  lonely! Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, orang yang kita inginkan, orang yang dicintai dan mencintai, ketimbang memaksa dan memuaskan diri dengan apa yang ada.
Karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah.
Memang pernikahan tak dirajut dalam pertimbangan sesaat, namun bisa saja musnah dalam sesaat!

Pernikahan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan. Justru awal dari sebuah perlajalanan yang panjang.

Sejak saya kecil, Ibu pernah berujar “Setua apapun usia suamimu, tetaplah ia bagai bocah tua nakal. Kadang ia ingin dimanja, kadang perlu juga ia diarahkan akan kenakalannya. Sabarlah memperingatkannya!”

Kini saya mengerti apa maksudnya. Inilah fungsi suami-isteri sesungguhnya. Fungsi yang berimbang. Itulah yang kelak mengajarkan kita kewajiban bersama.
Suami menjadi pelindung, isteri penghuninya.
Suami adalah nahkoda kapal, isteri navigatornya.
Suami dan isteri pun tak ubahnya pakaian. Satu sama lain pun berkewajiban menutupi aib masing-masing. Seperti halnya fungsi pakaian itu sendiri, yaitu ‘menutupi’.

Pastinya, menunggu mempunyai suatu tujuan yang mulia.
Menguji kadar iman dan takwa. Belajar meniti sabar, ikhlas dan ridha tak terbatas. Tuhan Maha Pemurah, tapi bukan berarti kita tak perlu menebusnya. Ketaqwaan yang dalam akan menjadi harta termahal kita untuk kita tukar dengan limpahan rahmatNya.

Tak perlu mendambakan yang benar-benar sempurna. Karena kesempurnaan hanyalah milik Illahi. Carilah seseorang yang dapat memuliakan kita.
Memiliki suami/isteri yang tak ada cela pun, justru akan membuat kita tersentak dari alpha. Bahkan semakin memperdalam kita menggali lubang yang bernama ‘kesombongan’. Naudzubillah! Please deh ahh, apa yang mau disombongin, toh ‘pulang’ juga cuma modal kain putih :))
Tapi setidaknya sama-sama mempunyai misi dan visi yang sama untuk membangun keluarga yang soleh dan solehah.

Banyak hal yang indah, memang memerlukan waktu yang tak singkat dan penantian yang tak pasti. Akan tetapi, walaupun menunggu membutuhkan pengharapan, namun tetap menjanjikan satu hal yang tak dapat seorang pun bayangkan. Apa yang akan terjadi di depan bersifat ghaib.

Memang usia, rezeki, jodoh sudah ditetapkan untuk setiap makhlukNya, bahkan sejak belum hadir di dunia ini. Tapi Tuhan Maha Kuasa. Ketika kita terus berdoa meminta usia dipanjangkan…bukan tidak mungkin Tuhan memberinya tambahan waktu di dunia. Ketika kita tanpa lelah dan penuh kesabaran berusaha dan meminta rezeki yang melimpah…bukan tidak mungkin Tuhan melipat gandakannya. Begitu pun dengan jodoh. Tuhan yang Maha membolak-balikkan hati dapat menggerakan dua insan manapun untuk saling mencintai dan berjodoh dalam pernikahan sakinah mawaddah wa rahmah. Maka mintalah dengan penuh keikhlasan padaNya.

Allahu Ma’i…Allahu Naadhiri…Allahu Syaahidi.

Allah bersamaku…Allah melihatku…Allah menyaksikanku.

Sojust standing still where you are. Hard pray to return all of it to God until God taking over.

Memohonlah dengan sangat agar Tuhan melihat ketulusan hati kita. Berdoalah…..

Ya Rabb,

Aku berdoa untuk seorang yang kelak menjadi bagian dari hidupku, yang kutahu sekarang masih menjadi rahasia terbesar dibalik kalam dan TakdirMu.

Seseorang yang sungguh mencintaiMu lebih dari segala hal.

Seseorang yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah cintanya yang tanpa tanding pada Engkau.

Seseorang yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau dan memiliki keinginan untuk menjadi seperti Engkau (menauladani sifat-sifat AgungMu).

Seseorang yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tetapi untukMu,untuk kelurganya dan tentu saja untukku juga.

Seseorang yang tidak hanya akan dengan egois memikirkan hasratnya sendiri,tapi seseorang yang akan mengutamakan kebutuhan mereka yang halal baginya.

Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.

Seseorang yang memiliki hati yang bijak bukan hanya otak yang cerdas.

Seseorang yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormati aku.

Seseorang yang tidak hanya memujaku, tetapi dapat juga menasehati ketika aku berbuat salah.

Seseorang yang mencintaiku bukan karena ragaku tetapi karena hatiku.

Seseorang yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu & situasi.

Seseorang yang menjadi ‘Iya’ku ketika seluruh dunia berkata ‘tidak’.

Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang yang berharga ketika berada disisinya.

Ya Allah,

Aku tidak meminta seorang yang sempurna.

Namun aku meminta seorang yang tidak sempurna, sehingga aku dapat membuatnya sempurna dimataMu.

Seseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya.

Seseorang yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya.

Seseorang yang membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya.

Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.

Seseorang yang akan menjadikanku sebagai satu-satunya pelabuhan hasrat hatinya.

Seseorang yang menjadikan tatapan mataku sebagai hal yang dapat meruntuhkan rasa takut dan frustasinya.

Dan aku juga meminta, Ya Rabb..

Buatlah aku menjadi seseorang yang dapat membuat ia bangga.

Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintaiMu, sehingga aku dapat mencintainya dengan cintaMu, bukan mencintainya hanya dengan sekedar cintaku.

Berikanlah SifatMu yang lembut sehingga keindahanku datang dariMu bukan dari luar diriku.

Berilah aku tanganMu sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya.

Berikanlah aku penglihatanMu sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya dan bukan hal buruk saja.

Berikan aku mulutMu yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaanMu dan pemberi semangat,sehingga aku dapat mendukungnya setiap waktu, dan aku dapat tersenyum padanya setiap pagi.

Aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan aku dan dia kelak bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah sesuai yang tertuang dalam Qodo & QodarMu.

Itulah seseorang terindah yang Kau ciptakan ketika Kau ‘hanya’ memikirkanku, Ya Rabb.

Dan bilamana aku menemukannya,
Aku berharap dapat segera berucap bahwa “Betapa sekali lagi telah Engkau tunjukkan besarnya Engkau Ya Allah…karena telah memberikan kepadaku seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna”.

Aamiin

Being single is a lot weiser than being in a wrong relationship!

Percayalah, semua akan indah pada waktunya. Di moment yang tepat dan bersama orang yang tepat pula. Insya Allah..

Lalu,

Maukah menunggu?? Kalau saya sih memang tidak ingin tergesa-gesa, so…jawabnya, “Yah…No Problemo…” :p

 

Saalams & Blessing,

@hubsche_petty

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s